Akibat Tekanan Ekonomi Siswa di NTT Memilih Bunuh Diri -->

Advertisement

Akibat Tekanan Ekonomi Siswa di NTT Memilih Bunuh Diri

Kamis, 05 Februari 2026

Seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, meninggal dunia pada akhir Januari 2026. Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan mendorong evaluasi terhadap kondisi sosial, pendidikan, dan perlindungan anak di wilayah tersebut. Pemerintah daerah menyebutkan korban berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial akibat kendala administrasi kependudukan. Akibatnya, keluarga tidak menerima bantuan yang seharusnya dapat meringankan beban ekonomi. Kasus ini juga menyoroti persoalan pendidikan di daerah tertinggal
Meski pendidikan dasar disebut gratis, kebutuhan sekolah tetap menjadi tantangan bagi keluarga miskin. Tekanan ekonomi tersebut dinilai berdampak pada kondisi psikologis anak.
 Berdasarkan data resmi, NTT masih termasuk provinsi dengan tingkat kemiskinan tinggi secara nasional. Di Kabupaten Ngada, ketimpangan ekonomi justru meningkat meski persentase penduduk miskin menurun. Pemerintah pusat dan daerah menyatakan akan melakukan evaluasi, termasuk pembenahan data bantuan sosial serta penguatan layanan kesehatan mental anak. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa serupa.