ORPLAS LOTIM dan Kembalinya Panggilan Alam: PDPA Angkatan XXVIII Setelah Empat Tahun Penantian -->

Advertisement

ORPLAS LOTIM dan Kembalinya Panggilan Alam: PDPA Angkatan XXVIII Setelah Empat Tahun Penantian

Sabtu, 07 Februari 2026

 

ORPLAS LOTIM dan Kembalinya Panggilan Alam: PDPA Angkatan XXVIII Setelah Empat Tahun Penantian
Lombok Timur – Alam selalu punya cara memanggil mereka yang setia. Setelah lebih dari empat tahun tanpa open rekrutmen, Organisasi Pencinta Alam Lombok Timur (ORPLAS LOTIM) akhirnya kembali menjawab panggilan itu dengan membuka Pendidikan Dasar Pencinta Alam (PDPA) Angkatan XXVIII. Bagi ORPLAS LOTIM, ini bukan sekadar membuka pendaftaran anggota baru, melainkan menghidupkan kembali denyut sejarah, semangat juang, dan ruh kepencintaalaman yang telah lama dijaga.


ORPLAS LOTIM dikenal sebagai organisasi pencinta alam tertua di Lombok Timur. Dari rahim organisasi inilah lahir kader-kader tangguh yang kini tersebar di berbagai medan pengabdian. Banyak di antara mereka yang berdiri di garis depan kemanusiaan sebagai relawan SAR, anggota BPBD, DAMKARMAT, hingga mengabdi di berbagai instansi pemerintahan. Mereka adalah saksi hidup bahwa proses panjang di ORPLAS LOTIM tidak hanya membentuk pencinta alam, tetapi juga manusia-manusia yang siap hadir saat alam dan masyarakat membutuhkan.


Terakhir kali ORPLAS LOTIM membuka open rekrutmen adalah pada Desember 2021. Sejak itu, waktu berjalan tanpa kehadiran angkatan baru. Empat tahun lebih berlalu, namun api semangat organisasi tidak pernah padam. Ia tetap menyala dalam setiap kegiatan lingkungan, dalam setiap pengabdian sunyi, dan dalam komitmen para anggota yang setia menjaga marwah organisasi.


Kini, PDPA Angkatan XXVIII hadir sebagai jawaban atas penantian panjang itu. Sebuah gerbang kembali dibuka, menanti mereka yang berani melangkah, yang siap ditempa, dan yang rela mengorbankan kenyamanan demi sebuah proses. Pendidikan dasar ini bukan jalan singkat. Ia adalah perjalanan panjang yang menuntut kesiapan fisik, keteguhan mental, dan keikhlasan hati.


Para calon anggota akan melalui tahapan demi tahapan pendidikan. Dimulai dari pembekalan materi dasar kepencintaalaman dan organisasi, dilanjutkan dengan evaluasi yang ketat, pendalaman materi melalui praktik dan simulasi, hingga akhirnya menghadapi pendidikan dasar lapangan. Sebelum menjejak medan diksar, mereka harus lolos tes fisik dan medical check-up, sebuah syarat mutlak mengingat medan pendidikan yang akan ditempuh adalah jalur pendidikan SAR nasional era 2000-an—jalur yang menuntut keberanian, ketahanan, dan disiplin tinggi.


Di sinilah nilai-nilai ORPLAS LOTIM ditanamkan secara utuh. Setia pada organisasi dan alam, tangguh menghadapi rintangan, serta berani mengambil peran dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu dirangkum dalam slogan PDPA Angkatan XXVIII: **“Setia, Tangguh, Berani.”** Sebuah kalimat sederhana, namun sarat makna dan konsekuensi.


Pelaksanaan PDPA Angkatan XXVIII akan berlangsung selama hampir tiga bulan, mulai **7 Februari hingga 26 April 2026**. Rentang waktu ini menjadi ruang pembentukan karakter, tempat lahirnya persaudaraan, dan arena pembuktian komitmen. Tidak semua yang memulai akan sampai di garis akhir, namun mereka yang bertahan adalah mereka yang benar-benar menjawab panggilan alam dan organisasi.


Kembalinya PDPA setelah lebih dari empat tahun vakum rekrutmen bukan hanya tentang melahirkan anggota baru. Ia adalah penegasan bahwa ORPLAS LOTIM masih berdiri tegak, setia pada jalurnya, dan siap menyiapkan generasi penerus. Di tengah tantangan zaman dan krisis lingkungan, ORPLAS LOTIM kembali menyalakan obor, memanggil mereka yang berani menjaga alam, mengabdi pada kemanusiaan, dan menulis sejarahnya sendiri bersama organisasi pencinta alam tertua di Lombok Timur.