![]() |
| Gedung pelayanan BPKB Polres Lotim di resmikan oleh Kapolda NTB |
Lombok Timur, 21 Februari 2026 — Kepolisian Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peresmian Gedung Pelayanan BPKB di Polres Lotim. Peresmian ini menjadi momentum penting dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh Kapolda NTB, Irjen Pol. Edy Murbowo, serta Bupati Lombok Timur Haerul Warisin bersama jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Edy Murbowo menegaskan bahwa pembangunan gedung pelayanan BPKB bukan semata-mata pembangunan fisik, melainkan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat.
“Peresmian gedung ini merupakan momentum bagi Polri. Polri hadir untuk masyarakat, sehingga masyarakat dan Polri dapat bersatu dan berkolaborasi dalam memberikan pelayanan publik yang optimal,” ujar Irjen Pol. Edy Murbowo.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan apresiasi atas pembangunan gedung pelayanan tersebut. Ia berharap keberadaan fasilitas baru ini mampu memberikan layanan administrasi kendaraan bermotor yang lebih cepat, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
“Kehadiran Bapak Kapolda bukan semata-mata urusan kedinasan, melainkan bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Keamanan adalah fondasi utama. Tidak akan pernah ada otonomi daerah yang berjalan baik tanpa stabilitas keamanan,” tegas Haerul Warisin.
Gedung Pelayanan BPKB Polres Lotim dirancang dengan konsep modern berbasis pelayanan publik, mengutamakan kenyamanan, efektivitas, serta transparansi dalam setiap proses layanan. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Pembangunan gedung pelayanan BPKB Polres Lotim bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total anggaran sebesar Rp30,6 miliar, yang dialokasikan untuk biaya perencanaan sebesar Rp1,5 miliar, pengawasan gedung Rp988 juta, konstruksi gedung Rp25,7 miliar, pengadaan peralatan Rp5 miliar, serta pengadaan mebel sebesar Rp2 miliar.
Dengan diresmikannya gedung pelayanan ini, Polres Lotim diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan daerah di Lombok Timur. (danil)

